2 Apresiasi Karya Seni Rupa. a. Pendekatan mimetik. Sebuah karya dinilai kaitannya dengan kenyataan yang ada di alam. b. Pendekatan Ekspresif. Menilai ungkapan atau ekspresi perupa yang diwujudkan dalam karya. Dilakukan dengan menilai kesatuan utuh karya dengan strukturnya. Batikadalah kain yang dihias sedemikian rupa menggunakan gambar-gambar tertentu melalui proses printing atau canting. Batik ada beragam jenisnya, yang paling terkenal misalnya batik pekalongan dan batik solo. 5. Seni Kriya Beberapa karya dari seni kriya juga merupakan contoh dari seni rupa terapan nusantara. Contohseni rupa terapan yang paling dekat dengan kita adalah pakaian. Saat ini pakaian bukan lagi hanya sekedar alat untuk kebutuhan sandang. Ada banyak model pakaian, mulai dari bentuknya hingga gambar yang menghiasi pakaian. Semua yang dibuat untuk menghiasi pakaian dan mempercantik modelnya bisa disebut karya seni rupa terapan. Jeniskarya, teknik pembuatan, fungsi, dan makna karya seni rupa terapan. Keragaman karya seni kriya di wilayah nusantara berdasarkan fungsinya dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu kriya seni dan kriya terapan. Sebutkan 3 Alat Bantu Yang Digunakan Untuk Membuat Karya Ada aliran realis, naturalis, ekspresionis. Keunikan karya seni rupa terapan nusantara. Alammemberikan inspirasi dalam berbagai bidang seni dan budaya masyarakat Nusantara. Demikian juga dalam hal cara membuat seni rupa terapan di Indonesia. Keunikan karya seni rupa terapan di daerah mampu menjadi pembeda produk sejenis di pasaran, walaupun produk lain memiliki tingkat kecanggihan lebih tinggi dan manfaat yang lebih baik. Senimurni ( fine art) adalah karya seni rupa yang semata-mata hanya untuk mengekspresikan jiwa, batiniah, atau rohaniah. Keunikan karya seni terapan daerah dapat berupa bahan yang dipakai, teknik pembuatannya, ataupun bentuk visualnya.Teknik karya seni rupa terapan, antara lain : teknik cor/tuang, ukir, batik, anyam, tenun, dan membentuk. April27th, 2018 - bagaimana keunikan karya seni tari nusantara Secara garis besar keunikan karya seni tari Nusantara dapat sebuah tari biasanya dikenali dari pakaian''pengertian May 8th, 2018 - Karya Seni rupa terapan Nusantara tersebut dengan segenap keunikan gagasannya ragam hiasnya bentuk khas tradisionalnya masih dapat dijumpai di wilayah' 3kfUmM. Seni Rupa Terapan Nusantara Pelajaran Seni Budaya dan Ketrampilan SMP/ MTs Kelas VIII ✓ Bangsa Indonesia negara yang mempunyai banyak suku dan suku-suku tersebut akan mempengaruhi kebudayaan pada daerah dimana dia berada. Salah satunya adalah dalam hal karya seni rupa terapan dimana masing - masing memiliki ciri khas sendiri-sendiri. Secara umum karya seni rupa tersebut mengandung keunikan dari daerah asalnya dan nilai estetis tertentu. Daftar Isi Jenis Seni Rupa Terapan Nusantara Sikap Apresiatif Kepada Keunikan Gagasan & Teknik Karya Seni Rupa Terapan Nusantara Karya Seni Kriya Tekstil Karya Seni Grafis Perencanaan Pelaksanaan Pameran Penutupan Seni Rupa Terapan Nusantara Karya Seni Rupa Terapan Nusantara Jenis Seni Rupa Terapan Nusantara Menurut kegunaannya seni rupa dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu Seni rupa murni, adalah karya seni rupa yang dalam prosesnya mengutamakan estetika dan keindahan yang landasan dasar yang utamanya, dengan demikian hanya bisa dinikmati dengan menggunakan indra penglihatan. Seni rupa terapan yaitu karya seni rupa selain memiliki nilai estetika, pada pokonya juga mempunyai fungsi pada kegunaan utamanya. Adapun pengertian SENI RUPA TERAPAN NUSANTARA adalah merupakan karya seni terapan yang mencerminkan nilai budaya nusantara. Munculnya karya seni rupa terapan karena manusia memiliki keinginan dalam rangka memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dari keterangan tersebut bahwa seni rupa terapan menitikberatkan pada aspek fungsional secara fisik benda tersebut. Pembagian seni rupa terapan dapat dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu 1. Seni kriya kerajinan tangan Pengertiannya adalah suatu karya seni yang didapat dengan cara memakai ketrampilan tangan yang mempunyai manfaat untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sebagai contohnya adalah seni ukir, kermamik, anyaman, batik dll. 2. Seni desain Pengertian adalah merupakan seni yang berisi perencanaan yang mempunyai tujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Sebagai contoh adalah produk interior, eksterior dan ragam hias. Karya SENI RUPA TERAPAN berdasarkan wujud dan dimensinya di kelompokkan menjadi 2 macam antara lain 1. Karya seni rupa terapan 2 dua dimensi adalah suatu karya seni rupa yang memiliki dua sisi/ ukuran yaitu panjang dan lebar. Sebagai contoh adalah seni batik, reklame, karikatur dan ilustrasi. 2. Karya seni rupa terapan tiga dimensi yaitu karya seni rupa yang mempunyai 3 ukuran yaitu panjang, lebar dan tebal/ kedalaman. Sebagai CONTOH KARYA SENI RUPA TERAPAN 3 dimensi adalah patung, seni dekorasi interior dan eksterior. Di awah ini adalah contoh dari karya seni rupa terapan nusantara 1. Kerajinan Batik Batik adalah ragam hias yang dibuat pada selembar kain dengan proses pembuatan memakai alat canting. Daerah produsen batik nusantara yaitu kota Jogjakarta, Solo, Pekalongan, Garut, Indramayu, Cirebon dan Madura. 2. Kerjinan Logam Bahan utama yang dgunakan dalam kerajinan logam bisa berupa perak, tembaga, aumunium dan jga bisa berupa kunningan. Kerajinan ini banyak dipakai dalam keerluan rumah tangga, misalnya lampu gantung, lampu duduk, hiasan dinding dan elelmen hias ruang tamu. Daerah yang terkenal memproduksi kerajinan logam yaitu Jogjakarta kerajinan perak, Boyolali kerajinan tembaga, Juwono/ Pati kerajianan kuningan. 3. Kerajinan Ukir Adalah karya seni yang teknik dalam pembuatannya dengan cara ditatah dan memakai pola ragam hias. Daerah yang terkenal dengan kerajinan ukirnyaadalah Jepara, bali dan Solo. Syarat yang harus dipenuhi untuk karya seni supaya bermutu adalah sebagai berikut. a. Kegunaan utility Karena tujuan dari pembuatan karya seni rupa terapan adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maka dalam pembuatannya harus memenuhi kriteria berikut Kenyamanan confortable. Karya seni ini harus memiliki nilai praktis sehingga pemakai akan merasa nyaman. Di dalam seni desain mengenal yang namanya egronomis yaitu kenyamanan penggunaan. Keluwesan flexibility. Segi keluwesan pada benda seni kria terdapat pada hubungan yang serasi antara wujud dan bentuk benda dengan nilai gunanya. Keamanan security. Karya yang dihasilakak harus aman bagi pemakaiya sehngga tidak menimbukan gangguan. b. Keindahan estetika Sebelum memakai suatu benda maka hal yang pertama untuk diperhatikan adalaah tentang estetika benda tersebut, dengan demikian akan timbul dorongan untuk memilikinya dan menggunakan benda tersebut untuk mencapai kepuasan. Sikap Apresiatif Kepada Keunikan Gagasan & Teknik Karya Seni Rupa Terapan Nusantara Sikap apresiatif adalah sikap dalam rangka menghargai karya seni yang secara kritis sesuai dengan kaidah seni yang bersangkutan. Untuk mengapresiasi karya seni maka seseorang harus mengerti dan menguasai kaidah-kaidah yang berkaitan dengan dengan seni rupa terapan. Sikap apresiatif harus didasari oleh kaidah-kaidah dari seni yang diapresiasi dengan tujuan supaya penghargaan yang diberikan obyektif. Kaidah-kaidah dapat berupa unsur teknis dan non teknis yang mana kaidah teknis terdiri atas unsur-unsur seni rupa dan prinsi-prinsip seni rupa, sedangkan yang non teknis mencakup sejarah, filosofi dll. Berkarya dengan seni rupa pada dasarnya adalah proses membentuk suatu gagasan dan mengolah media seni rupa untuk mewujudkan bentuk-bentuk/ gambaran-gambaran yang baru. Mengekspresikan Diri Dengan Karya Seni Rupa Nusantara Karya Seni Kriya Tekstil Karya seni kriya tekstil yang sangat digemari oleh matarakat Indonesia adalah batik. Berikut ini adalah cara pembuatan batik tersebut. - Alat yang digunakan membatik Canting. Adaah merupakan alat utama yang dipakai dalam pembuatan batik. Adapun fungsi dari canting adalah untuk melukiskan dengan cara menorehkan cairan malam supaya berbentuk motif batik. Kuas. Alat ini dipakai untuk nonyoki, yaitu mengisi bidang luas dengan malam secara penuh. Kompor minyak tanah. Dipakai untuk memanasi malam supaya tetap mencair. Pada pembatik tradisional biasanya memakai anglo atau keren. Wajan. Digunakan untuk mencairkan malam. Gawangan. Adalah media untuk membentangkan kain pada saat membatik. Disebut gawangan karena bentuknya seperti gawang sepak bola yang berbahan dari kayu supaya ringan dan mudah untuk diangkat serta dipindahkan. Nampan. Fungsinya daah sebagi tempat cairan campuran pewarna dan mencelup kain pada saat pewarnaan. Panci. Fungsinya adalah untuk memanaskan air di atas kompor dan untuk melorot kain setelah diwarnai supaya malam dapat bersih. Sarung tangan. Fungsinya adalah untuk pelindung tangan pada waktu mencampurkan bahhan pewarna dan mencelupkan kain ke dalam cairan pewarna. Sendok dan mangkuk. Dipakai untuk menakar zat pewarna dan mangkuk plastik untuk mencampurnya sebelum dimasukkan ke dalam air. Selain itu digunakan gelas yang fungsinya untuk menakar air. - Bahan yang digunakan membatik Kain mori putih polos dari kain katun Lilin malam. Terdapat 4 jenis malam menurut sifat dan kegunaannya yaitu a. malam biron untuk menutup warna biru; b. malam tembokan untuk menutup blok; c. malam gambaruntuk membuat efek warna retak dan d. malam carik untuk batik tulis halus. Zat pewarna batik wenter. Soda batik untuk pelarut malam. - Membuat pola batik Pola adalah merupakan suatu motif dalam mori yang mempunyai ukuran tertentu sebagai contoh motif batik yang akan dibuatnya. Secara umum terdapat 3 macam pola yaotu Stilasi pengayaan perubahan bentuk dari aslinya dengan tidak meninggalkan ciri utamanya. Distorsi mengadakan perubahan bentuk dengan maksud untuk menonjolkansebagian unsur utama yang terkandung dalam obyek tersebut. Dekoratif penyederhanaan bentuk dengan tidak memperhatikan perspektif maupun 3 dimensi dan cenderung ke arah hiasan. - Proses membuat batik Langkah-langkah membuat batik yaitu Menyediakan pola batik Kompor dinyalakanlalu wajan diletakkan di atas kompor dan msukkan lilin ke dalam wajan. Diamkan sampai lilin mencair. Lilin yang sudah mencair tersebut diambil degan canting Menuangkan lilin dalam canting melalui carat di atas permukaan dari kain menurut garis gambar. Kain diberi isen-isen berupa titik, garis, bidang, tekstur dengan lilin. Kain dicelupkan pada wadah yang telah diberi pewarna, lalu dicelupkan pada wadah yang sudah diberi larutan garam. Kain diberi tutup dengan lilin pada bidang gambar yang diinginkan untuk warna pertama. Kain dicelupkan pada wadah yang telah diberi pewarna, lalu dicelupkan pada wadah yang sudah diberi larutan garam. Kain diberi tutup dengan lilin pada bidang gambar yang diinginkan untuk warna kedua. Kain dicelupkan pada wadah yang telah diberi pewarna, lalu dicelupkan pada wadah yang sudah diberi larutan garam. Kain diberi tutup dengan lilin pada bidang gambar yang diinginkan untuk warna ketiga. Kain dicelupkan pada wadah yang telah diberi pewarna, lalu dicelupkan pada wadah yang sudah diberi larutan garam. Cara mewarnai batik adalah di mulai dari yang mempunyai warna yang muda dilanjutkan ke arah warna yang lebih cuma menginginkan 1 warna saja maka cukup dicelup sekali saja. Kain dimasukkan ke dalam dandang yang berisi kain mendidih dan soda abu untuk melarutkan melarutkan lilin. Menghilangkan lilinyang melekat pada kain dengan menggunakan setrika yang beralaskan kertas karton. Mengertingkan kain batik yang basah pada tempat yang teduh. Karya Seni Grafis Pengertian karya seni grafis adalah kary seni rupa dua dimensi yang proses pembuatannya dengan teknik cetak. Pada dasarnya teknik cetak dapat dibedakan menjadi 4 macam yaitu - Cetak tinggi. Adalah merupakan ragam karya seni grafis yang dalam proses membuatnya melewati tahapan pembuatan cetakan dari bahan yang dicungkil sehingga permukaan akan menjadi tinggi dan rendah. - Cetak saring Adalah ragam karya seni grafis yang proses pembuatannya melalui tahapan pembauatan cetakan dari bahan screen atau bahan kain yang dilapisi oleh bahan yang peka terhadap cahaya. - Cetak dalam Adalah ragam seni grafis yang proses membuatnya dengan cetakan dari bahan plat alumunium yang ditoreh dengan alat yang tajam sehingga akan membentuk goresan yang dalam. - Cetak foto/ fotografi Adalah ragam seni grafis yang proses dalam membuatnya melalui pemrotetan dengan kamera, pencucian film dan pencetakan gambar foto. Pada bab mengenai SENI RUPA TERAPAN NUANTARA ini hanya aan mengulas tentang cara membuat karya seni grafis dengan teknik cetak tinggi. - Alat yang digunakan Alat yang diperlukan adalah pahat, pencungkil kayu, pensil, gunting, pisau cutter dan gergaji. Adapun bahan yang diperlukan untuk membuat adalah berupa kayu atau papan, kertas polos, triplek, karet dan juga hardboard. - Proses pembuaatan Membuat sket di atas kayu/ papan. Cungkil sket tersebut dengan pahat grafis pahat v atau pahat coret. Beri tinta pada permukaan papan tadi dengan cara dirol, lalu dicap kan pada permukaan kertas polos. Balikkan dan angkat kertasnya, maka gambar yangtadinya ditoreh akan berpindah ke atas permukaan keras sesuai dengan pola gambar yang dibuat dipelat klise. Pameran Hasil Karya Seni Rupa Pameran adalah merupakan suatu kegiatan yang sanagat vital atau utama dalam kesenian karena dapat memperkenalkan karya-karyanya kepada masyarakat untuk dilihat, dinillai, dikagumi dan dikritik. Berdasarkan ragam jenis karya yang ditampilkan terdapat 2 jenis pameran yaitu a. pameran homogen dan b. pameran heterogen. a. Pameran homogen adalah pameran yang hanya memamerkan satu karya seni rupa saja, sebagai contoh hanya menampilkan lukisan saja, memamerkan patung saja, dll. b. Pameran heterogen adalah pameran yang memamerkan berma jencam karya seni rupa, misalnya saja pameran seni kriya, pameran lukisan, dll yang dilakukan dalam waktu dan ruang yang sama. Hal yang perlu diperhatikan sebelum menggelar pameran antara lain Perencanaan Perencanaan dalam pameran ditujukan supaya pameran yang dilakukan hasilnya tidak mengecewakan. Hal yang dilakukan daam tahap persiapan yaitu a. Persiapan pameran b. Persipaan materi atau karya yang akan dipamerkan tata ruang d. Persiapan publikasi atau dokumentasi. Bebebrapa hal yang peludiperhatikan dalam memajang karya seni rupa untuk pameran sekolah Untuk karya seni rupa 2 dimensi yang mempunyai ukuran yang vertikal, lukisan besar dipasang agak condong ke bawah, sehingga akan lebih enak untuk dipandang dan tidak melelahkan. Lukisan yang kecil jangan dipasang rendah sehingga posisi leher pengunjung yang melihatnya tidak terlalu rendah. Untuk karya seni yang 3 dimensi berukuran besar diletakkan ditengah ruang sehingga dapat dinikmati dari berbagai arah. Karya 3 dimensi berukuran kecil diletakkan di beri bangku atau kotak penyangga, dengan demikian letak posisinya tidak terlalu rendah. Bila pameran dilengkapi dengan pencahayaan, usahakan cahaya listrik dapat menerangi obyek secara merata. Untuk arya yang mudah rusak/ pecah ditempatkan pada posisi yang aman. Berikan informasi yang cukup tentang karya yang dipamerkan. Pelaksanaan Pameran Jika langkah persiapan sudah selesai, maka pada waktu yang telah ditentukan dibuka secara resmi. Pembukaan berisi pengantar dari pihak penyelenggara ketua panitia. Penutupan Sebelum dilakukan penutupan, sebaiknya mendatangkan para kritikus, seniman dan pegamat seni rupa. Tujuannya adalah untuk menambah wawasan seni bagi siswa di bidang seni rupa. Demikian artikel Seni Rupa Terapan Nusantara yang semoga bermanfaat di Jakarta - Seni kriya merupakan satu di antara jenis seni terapan. Seni kriya dikenal dengan istilah kerajinan tangan, kerajinan, atau kraft. Kriya adalah sebuah seni yang proses pembuatan karyanya terpusat pada keterampilan tangan untuk mengolah bahan baku menjadi bahan yang mempunyai nilai guna dan estestis. Bacaan Doa Kafaratul Majelis beserta Keutamaannya Bacaan Doa Penutup Acara yang Bisa Dipanjatkan Umat Muslim Apa Saja Rukun Haji? Ini Penjelasan Lengkapnya Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI Daring, pengertian seni kriya adalah seni kerajinan tangan. Jadi, kriya merupakan karya seni yang menggunakan keterampilan tangan. Karya seni kriya termasuk sebagai karya seni rupa terapan Nusantara. Kebanyakan kriya banyak digunakan sebagai dekorasi, benda terapan siap pakai seperti furnitur. Kriya juga memiliki beragam jenis, seperti seni kriya kayu, seni kriya tekstil, seni kriya keramik, seni kriya logam, seni kriya kulit, dan seni kriya batu. Itulah sedikit penjelasan tentang seni kriya. Untuk lebih jelasnya kamu perlu mengetahui contoh seni kriya. Berikut ini kumpulan contoh seni kriya yang perlu diketahui, dilansir dari Selasa 6/6/2023.Berita video Presiden Jokowi Joko Widodo memberi pesan penting yang ditujukan kepada atlet berprestasi di SEA Games 2023, Senin 5/6/2023.Ilustrasi seni kriya. Foto PixabaySeni Kriya Kayu Seni kriya kayu merupakan jenis seni kriya yang melibatkan kayu sebagai bahan bakunya. Seni kriya kayu selalu mengombinasikan nilai fungsi dan estetika dengan menggunakan bahan kayu. Contoh seni kriya kayu Furniture perabot seperti meja, kursi, lemari. Alat musik musical instruments seperti gitar, drum. Mainan kayu wooden toys seperti puzzle, mobil-mobilan. Kerajinan tangan handicrafts seperti ukiran, frame foto. Dekorasi rumah home décor seperti jam dinding, figur. Seni Kriya Keramik Seni kriya keramik adalah jenis seni kriya yang melibatkan tanah liat sebagai bahan bakunya. Seni kriya keramik menitikberatkan pada penggunaan sejumlah teknik agar dapat mengubah tanah liat menjadi keramik yang indah. Contoh seni kriya keramik antara lain gelas, cangkir, piring, takir, hiasan dinding, teko, lukisan dinding, pot Seni KriyaIlustrasi seni kriya. UnsplashSeni Kriya Tekstil Seni kriya tekstil merupakan jenis seni kriya yang menggunakan bahan baku tekstil atau kain. Seni kriya tekstil dikelompokkan menjadi dua macam, yakni karya tenun dan karya batik. Adapun contoh seni kriya dalam kategori ini antara lain adalah kain batik dan kain tenun. Seni Kriya Logam Seni kriya logam adalah jenis seni kriya yang melibatkan loga sebagai bahan bakunya. Logam yang digunakan dalam seni kriya logam bisa menggunakan besi, baja, tembaga, perunggu, emas, maupun perak. Contoh seni kriya logam antara lain adalah, perangkat alat musik gamelan, pisau dapur, senjata tajam, keris, dan perhiasan cincin, gelang, kalung, dan Seni KriyaIlustrasi seni kriya. Sumber FreepikSeni Kriya Kulit Seni kriya kulit adalah jenis seni kriya yang melibatkan kulit sebagai bahan bakunya. Adapun bahan baku kulit yang digunakan antara lain adalah kulit sapi, kulit kerbau, kulit buaya, dan yang lainnya. Kulit hewan tersebut mengalami sejumlah proses panjang, mulai memisahkan dari tubuh hewan tertentu, mencuci dengan cairan khusus, dan seterusnya. Contoh seni kriya kulit antara lain adalah wayang, dompet, tas, ikat pinggang, sepatu, jaket, dan sebagainya. Seni Kriya Batu Seni kriya batu adalah seni kriya yang menggunakan batu sebagai bahan dasarnya. Batu yang digunakan sebagai bahan baku. Bahan baku tersebut nantinya akan diproses sedemikian rupa dengan berbagai teknik agar terlihat indah dan memiliki nilai jual yang tinggi. Contoh seni kriya batu antara lain adalah patung, cobek, perhiasan, dan sebagainya. Sumber Baca artikel seputar contoh lainnya dengan mengeklik tautan ini. 0% found this document useful 0 votes811 views1 pageDescriptionTeknik Karya Seni Rupa Terapan Nusantara seangat beragam. Banyak diantaranya yang sering kita dengar dan lihat di sekitar lingkungan kita. Beberapa diantaranya seperti memahat, mengecor, mengukir dan © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes811 views1 pageKelebihan Keunikan Perbedaan Persamaan Seni RupaDescriptionTeknik Karya Seni Rupa Terapan Nusantara seangat beragam. Banyak diantaranya yang sering kita dengar dan lihat di sekitar lingkungan kita. Beberapa diantaranya seperti memahat, mengecor, men…Full descriptionJump to Page You are on page 1of 1Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan nusantara adalah pembahasan utama materi pelajaran seni budaya yang akan dijelaskan dengan lengkap dan detail pada materi belajar berikut ini. Adapun sub pembahasan mengenai Karya Seni Rupa Terapan didalam belajar seni, budaya dan keterampilan yang akan diuraikan yakni sebagai berikut 1. Pengertian apresiasi. 2. 8 Teknik pembuatan karya seni rupa terapan nusantara. Pengertian Apresiasi Apa yang dimaksud dengan apresiasi ? Apresiasi adalah sikap kepekaan yang dalam mendalam tentang menghargai, mengagumi dan menilai sebuah karya seni. Apresiasi pasif tumbuh seiring dengan pembiasaan yang sifatnya pasif sampai pada tahap menilai, mulai dari mengamati gambar atau reproduksi karya seni rupa di buku hingga menghadiri pameran karya seni rupa. Apresiasi aktif adalah apresiasi pasif yang disertai pembuatan karya. Karya seni rupa terapan yang terdapat di Nusantara sangat beragam dengan aneka jenis, bentuk, fungsi dan teknik pembuatannya. Karya seni rupa terapan Nusantara tersebut dengan segenap keunikan gagasannya patut mendapatkan apresiasi, baik secara aktif maupun pasif. Gagasan ide kreatif tersebut merupakan awal proses penciptaan karya seni, termasuk karya seni rupa terapan Nusantara yang diciptakan berdasarkan nilai guna tanpa mengesampingkan nilai seni. Baca juga Pengertian, Jenis Karya Seni Rupa Terapan Nusantara Keragaman teknik pembuatan karya seni rupa terapan nusantara Ada beberapa teknik pembuatan benda-benda kriya yang disesuaikan dengan bahan. Alat dan cara yang digunakan antara lain cor atau tuang, mengukir, membatik, menganyam, menenun, membentuk, memutar dan mencetak. Adapun 8 teknik / cara pembuatan benda kriya karya seni rupa terapan nusantara dapat dijelaskan sebagai berikut 1. Teknik cor cetak tuang Ketika kebudayaan perunggu mulai masuk ke Indonesia, maka mulai dikenal teknik pengolahan perunggu. Terdapat beberapa benda kriya dari bahan perunggu seperti gendering perunggu, kapak, bajana dan perhiasan. Teknik cetak pada waktu itu terdapat dua macam yaitu antara lain sebagai berikut 2 macam teknik cetak a. Teknik tuang berulang bivalve Teknik bivalve disebut juga teknik menuang berulang kali karena menggunakan dua keping cetakan terbuat dari batu dan dapat dipakai berulang kali sesuai dengan kebutuhan bi berarti dan va Ive berarti kepingan. Teknik ini digunakan untuk mencetak benda-benda yang sederhana baik bentuk maupun hiasannya. b. Teknik tuang sekali pakai A cire perdue Teknik a cire perdue disebut juga teknik tuang sekali pakai karena dibuat untuk membuat benda perunggu yang bentuk dan hiasannya lebih rumit, misalnya seperti arca dan patung perunggu. Teknik ini diawali dengan membuat model dari tanah liat, selanjutnya dilapisi lilin, lalu ditutupi lagi dengan tanah liat, kemudian dibakar untuk mengeluarkan lilin sehingga terjadilah rongga, sehingga perunggu dapat dituang kedalamnya. Setelah dingin, cetakan tanah liat dapat dipecah sehingga diperoleh benda perunggu yang diinginkan. Di samping teknik cor ada juga teknik menempa yang bahan-bahannya berasal dari perunggu. Saat ini banyak terdapat sentra-sentra kerajinan cor logam seperti kerajinan perak. Tempat-tempat terkenal itu antara lain kerajinan perak di kota Gede Yogyakarta dan kerajinan kuningan yang terdapat di Juwana dan Mojokerto. 2. Teknik ukir Alam Nusantara dengan hutan tropisnya yang kaya menjadi penghasil kayu yang bisa dipakai sebagai bahan dasar seni ukir kayu. Mengukir adalah kegiatan menggores, memahat dan menoreh pola pada permukaan benda yang diukir. Di indonesia, karya ukir sudah dikenal sejak zaman batu muda. Pada masa itu banyak peralatan yang dibuat dari batu seperti perkakas rumah tangga dan benda-benda dari gerabah atau kayu. Benda-benda itu diberi ukuran bermotif geometris, seperti tumpai, lingkaran, garis, swastika, zig-zag dan segitiga. pada umumnya ukiran tersebut selain sebagai hiasan juga mengandung makna simbolis dan religius. 4 Jenis ukiran Dilihat dari jenis-jenisnya, terdapat beberapa jenis ukiran yakni antara lain sebagai berikut a. Tembus krawangan. b. Ukiran rendah. c. Ukiran tinggi timbul. d. Ukiran utuh. 5 Fungsi karya seni ukir Karya seni ukir memiliki macam-macam fungsi yaitu seperti fungsi hias, fungsi magis, fungsi simbolik dan fungsi konstruksi. Adapun 5 fungsi karya seni ukir dapat dijelaskan antara lain sebagai berikut a. Fungsi hias Fungsi hias adalah ukiran yang dibuat semata-mata sebagai hiasan dan tidak memiliki makna tertentu. b. Fungsi magis Fungsi magis adalah ukiran yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual. c. Fungsi simbolik Fungsi simbolik adalah ukiran tradisional yang selain sebagai hiasan juga berfungsi sebagai menyimbolkan hal tertentu yang berhubungan dengan spiritual. d. Fungsi konstruksi Fungsi konstruksi adalah ukiran yang selain sebagai hiasan juga berfungsi sebagai pendukung sebuah bangunan. e. Fungsi ekonomis Fungsi ekonomis adalah ukiran yang berfungsi untuk menambah nilai jual suatu benda. 3. Teknik membatik Kerajinan batik telah dikenal lama di Nusantara. Akan tetapi kemunculannya belum diketahui secara pasti. Batik adalah karya seni rupa yang pada umumnya berupa gambar pada kain. Proses pembuatan batik adalah dengan cara menambahkan lapisan malam dan kemudian diproses dengan cara tertentu atau melalui beberapa tahapan pewarnaan dan tahap pelorodan yaitu penghilangan malam. 5 Teknik membatik Sesuai dengan perkembangan zaman, saat ini dikenal beberapa teknik membatik yaitu antara lain sebagai berikut a. Batik celup ikat Batik celup ikat adalah pembuatan batik tanpa menggunakan malam sebagai bahan penghalang, akan tetapi menggunakan tali untuk menghalangi masuknya warna ke dalam serat kain. b. Batik tulis Batik tulis adalah batik yang dibuat melalui cara memberikan malam dengan menggunakan canting pada motif yang telah digambar pada kain. c. Batik cap Batik cap adalah batik yang dibuat menggunakan alat cap stempel yang pada umumnya terbuat dari tembaga sebagai alat untuk membuat motif sehingga kain tidak perlu digambar terlebih dahulu. d. Batik lukis Batik lukis adalah batik yang dibuat dengan cara melukis. Pada teknik ini seniman bebas menggunakan alat untuk mendapatkan efek-efek tertentu. e. Batik modern Batik modern adalah batik yang cara pembuatannya bebas, tidak terikat oleh aturan teknik yang ada. Hal tersebut termasuk pemilihan motif dan warna, oleh karena itu pada hasil akhirnya tidak ada motif, bentuk, komposisi dan pewarnaan yang sama di setiap produknya. f. Batik printing Batik printing adalah kain yang motifnya seperti batik. Proses pembuatan batik ini tidak menggunakan teknik batik, tetapi dengan teknik sablon screen printing. Jenis kain ini untuk kain seragam sekolah. 4. Teknik anyam Benda-benda kebutuhan hidup sehari-hari misalnya seperti keranjang, tikar, topi dan lain sebagainya dibuat dengan teknik anyam. Bahan baku yang digunakan untuk membuat benda-benda anyaman ini berasal dari berbagai tumbuhan yang diambil seratnya, antara lain seperti bambu, palem, rotan, mendong, pandan dan lain sebagainya. 5. Teknik tenun Teknik menenun pada dasarnya hampir sama dengan teknik menganyam. Perbedaan teknik menenun dengan teknik menganyam adalah hanya pada alat yang digunakan. Untuk anyaman, kita cukup melakukannya dengan tangan manual dan hampir tanpa menggunakan alat bantu. Sedangkan pada kerajinan menenun kita menggunakan alat yang disebut lungsi dan pakan. 6. Teknik membentuk Pengertian teknik membentuk adalah membuat karya seni rupa dengan media tanah liat yang lazim disebut dengan gerabah, tembikar atau keramik. Keramik adalah karya dari tanah liat yang prosesnya melalui pembakaran sehingga menghasilkan barang yang baru dan jauh berbeda dari bahan mentahnya. 3 teknik pembuatan keramik Teknik yang pada umumnya digunakan pada proses pembuatan keramik diantaranya yaitu sebagai berikut a. Teknik coil lilit pilin. b. Teknik tatap batu/pijat jari. c. Teknik slab lempengan. Cara pembentukan keramik adalah dengan tangan langsung seperti coil, lempengan atau pijat jari adalah teknik pembentukan keramik tradisional yang bebas untuk membuat bentuk-bentuk yang diinginkan. Bentuknya tidak selalu simetris. Teknik ini sering dipakai oleh para seniman atau para penggemar keramik. 7. Teknik putar Teknik pembentukan dengan alat putar dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris bulat, silindris yang bervariasi. Cara pembentukan dengan teknik putar ini sering dipakai oleh para pengrajin di sentra-sentra keramik. Pengrajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan hand whell atau alat putar kaki kick whell. Para pengrajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentuk-bentuk yang sama seperti gentong, guci dan lain-lain. 8. Teknik cetak Teknik pembentukan dengan cetak dapat memproduksi barang dengan jumlah yang banyak dalam waktu relatif singkat dengan bentuk dan ukuran yang sama pula. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah berupa gips, seperti untuk cetakan berongga, cetakan padat, cetakan jigger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal, seperti alat-alat rumah tangga piring, cangkir, mangkok dan gelas. Baca juga Bentuk, 7 Contoh Karya Seni Rupa Terapan Nusantara Di samping cara-cara pembentukan diatas, para pengrajin keramik tradisional dapat membentuk keramik dengan teknik cetak pres, seperti yang dilakukan pengrajin genteng, tegel dinding maupun hiasan dinding dengan berbagai motif seperti bintang atau tumbuh-tumbuhan. Demikian pembahasan mengenai sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan nusantara. Uploaded bynasron saryati 0% found this document useful 0 votes113 views8 pagesDescriptionKeunikanCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes113 views8 pagesKeunikan Gagasan Dan Teknik Pembuatan Hasil Karya Seni Rupa Terapan NusantaraUploaded bynasron saryati DescriptionKeunikanFull descriptionJump to Page You are on page 1of 8Search inside document You're Reading a Free Preview Pages 5 to 7 are not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

keunikan karya seni rupa terapan nusantara