yang hidup tentram dan aman, yang berdiri atas rasa cinta kepada Allah.(Nata, 2011, p. 42) Dalam kajian tasawuf ilmu huduri disebut juga dengan pengetahuan kasf.
Az-Zumar [39]: 9) Kedua hal ini (al-khauf dan ar-raja’) haruslah disertai dengan rasa cinta kepada Allah ta’ala (al-mahabbah). Oleh karena itu, seorang mukmin harus menggabungkan tiga hal ini: mencintai Allah ta’ala, takut terhadap azab dan siksaan Allah ta’ala dan mengharapkan kasih sayang, rahmat, pahala dan ampunan Allah ta’ala.
Saadi juga mendapat gelar kehormatan sebagai salah satu penyair terbaik dari sastra Persia klasik. Pada setiap tulisannya selalu menyisipkan nilai-nilai moral dan etika. Tulisannya selalu memuat persoalan akhlak seperti keadilan, kebaikan, cinta, keramahan, dan tawakal. Saadi adalah sosok yang tegas, bijaksana, dan memiliki kepedulian yang tinggi.
mengenai cinta pada Allah, yaitu Husain Manshur al Hallaj. Kedua tokoh sufi tersebut menggambarkan konsep cinta pada Allah dalam syair-syairnya. Sehingga antara syair kedua tokoh tersebut kerap terdapat kemiripan, meskipun pasti ada perbedaannyapula. Untuk mengupas makna dan keterkaitan antara syair kedua tokoh sufi
Sebagaimana imam Khomeini yang telah mengisi ruang hatinya dengan Allah SWT, Rabi’ah—seorang sufi lain—juga mengungkapkan hal yang sama. Ketika ia ditanya oleh seseorang, apakah ia mencintai Allah SWT dan membeci setan. Rabi’ah menjawab, “Kecintaanku kepada Allah SWT telah memenuhi ruang hatiku, sehingga tidak ada lagi ruang untuk
Kata Kata Bijak Sufi Tentang Kehidupan. Tanda istidraj; seorang yang dibutakan Allah kepada aibnya sendiri, dan selalu melihat aib orang lain. – Imam Sari Assaqathi. Yang paling aku khawatirkan, nanti akan terjadi dimana orang-orang nampak zahirnya seperti melakukan usaha agama. Namun disisi Tuhannya, dia tidak melakukan usaha agama.
Cinta menurut pandangan Rumi, itu ketika Tuhan menampakkan kecantikan-Nya kepada alam. Saat alam masih berupa realitas potensial. Penampakan akan ciptaan-Nya itulah yang menjadikan diri jatuh cinta pada Tuhan. Cinta dalam pandangan Rumi bersifat universal, tidak saja milik manusia atau makhluk hidup lainnya, tapi juga milik semesta, cinta semesta.
VQLuT.
syair cinta sufi kepada allah